Malioboro memang tidak bisa dipisahkan dengan Yogyakarta. Destinasi wisata ini ibarat tempat yang wajib dikunjungi ketika berwisata ke Kota Gudeg. Sehingga tidak afdol rasanya jika belum mendatangi destinasi wisata legendaris tersebut.
Malioboro kini telah berbenah diri, mulai dari tempat parkir terpadu yang menjadi solusi kemacetan, bangku-bangku baru yang menambah estetika di pedestrian, hingga rencana wifi gratis di beberapa titik sekitar Jalan Malioboro dari Pemerintah Daerah Yogyakarta.
Saya sebagai orang Jogja asli juga tidak mau kalah untuk mengunjungi dan menikmati wajah Malioboro yang baru. Sebenarnya relokasi dan renovasi sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu, dan diresmikan pada akhir tahun kemarin juga. Saya berniat untuk mengabadikan momen senja di Malioboro dengan kamera yang saya bawa. Sehingga baru sekitar pukul 4 sore saya bertolak dari rumah menuju malioboro. Perjalanan menuju malioboro cukup lancar meskipun saya berangkat pada waktu orang pulang dari kantor.
Sekitar pukul setengah lima sore saya sampai di kawasan malioboro dan memarkir kendaraan di parkiran terpadu Abu Bakar Ali. Menariknya, parkiran ini juga memiliki daya tarik tersendiri karena bisa menjadi spot foto bagi wisatawan. Bangunannya yang dibuat sedemikian rupa sehingga membuat wisatawan untuk tidak hanya sekedar parkir saja, namun memanfaatkannya untuk berfoto maupun mengabadikan panorama malioboro dari atas parkiran.
| (Kaos-kaos yang dijual bisa dijadikan oleh-oleh dari Jogja) |
| (Pernak-pernik yang ada disepanjang Jalan Malioboro) |
Perubahan Jalan Malioboro dapat dilihat disisi timurnya. Selain semakin bersih bangku-bangku taman bagi pejalan kaki juga menambah ke-estetikaannya. Jalanan Maliboro juga tidak penuh sesak dan macet lagi karena parkiran telah disatukan diparkiran terpadu Abu Bakar Ali, sehingga pejalan kaki dapat lebih menikmati wisatanya. Bahkan anak kecil pun bisa leluasa bermain dan berjalan-jalan tanpa harus takut terpisah dengan orantua nya karena lengang nya pedestrian Malioboro.
| (Bisa jadi spot foto yang ajiiiib) |
Saya juga menyempatkan duduk di bangku pedestrian sembari mengabadikan momen disana. Setelah waktu menunjukkan pukul setengah enam sore dan saya telah puas dengan jepretan saya , saya kembali ke parkiran Abu Bakar Ali. saya berjalan ke lantai paling atas dan mengabadikan momen panorama senja malioboro dari atas.
| (Suasana sore hari dari atas parkir Abu Bakar Ali) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar